Mar 31, 2020

Bebola Ketan


Saya sangat bisa merasakan saat ada sesemamak yang bilang bahwa frekuensi ke dapur dan memasak semakin bertambah di masa stay at home seperti sekarang ini.
Anak-anak (dan Papa-nya) tidak cukup hanya diberi makan 3 kali sehari, perlu ada tambahan snack, milk time, coffee time, snack tambahan dll.

Jadi, salah satu sisi positif all is home ini adalah masakan mamak yang makin beragam (meski keberagaman ini belum tentu berbanding lurus dengan enaknya hasil masakan ya).
Salah satu makanan baru yang saya coba kemarin adalah Bebola Ketan (alias bola-bola ketan).

Dapat informasi resepnya dari instagram (nama akun nya lupa, maaf), dengan modifikasi isian bola. Berikut ini resepnya, mudah banget mak.

Mar 25, 2020

Membuat SIM Internasional


Cerita kami saat membuat SIM International

Kebutuhan untuk punya kendaraan pribadi sudah mirip dengan kebutuhan primer disini, ini karena masih sulit mengandalkan mobilitas hanya pada  public transport. Berbeda sekali dengan kondisi di Kuala Lumpur, meski sekarang disini juga sudah ada kemudahan dari e-hailing tapi jika mobilitas sangat tinggi dan kondisi lalu lintas tidak semacet dan seramai di Kuala Lumpur kendaraan pribadi memang masih jadi pilihan utama.

Hampir setiap keluarga disini memiliki kendaraan pribadi, bahkan banyak yang memiliki lebih dari satu mobil. Jadi jangan aneh kalau suatu saat jalan-jalan ke Penang, akan menemui banyak sekali mobil parkir berseri di tepi jalan, khususnya di sore dan malam hari di daerah permukiman. Biasanya itu adalah mobil penghuni yang tidak mendapat jatah parkir di dalam prakiran gedung apartemen. 

Jadi, dengan sedikit terpaksa kami akhirnya memutuskan membeli mobil preloved, alias mobil bekas. Selain karena lebih sesuai dengan budget, opsi membeli mobil baru secara kredit sudah bukan jadi prioritas untuk kami. Di Malaysia, warga Indonesia diperbolehkan memakai SIM Indonesia, tapi harus dilengkapi dengan surat keterangan yang dikeluarkan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI).

Mar 23, 2020

Kapsul Waktu - Seperti apa nanti ?


Tantangan kali ini
 dari orientasi komunitas Ibu Profesional yaitu Membuat Kapsul Waktu. Kami diminta untuk menuliskan keadaan pribadi saat ini sesuai peran, kekuatan, dan bakat lalu menuliskan juga harapan terhadap pribadi di masa mendatang. Jangka waktunya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hasil tulisan inilah yang dimasukkan kedalam kapsul waktu dan nanti akan dibuka pada saat yang ditetapkan sesuai jangka waktu tadi.


Menarik! karena ini seperti mengirimkan surat pada diri sendiri, mirip seperti cerita Nobita yang mengunjungi versi masa depan dirinya melalui mesin waktu, hanya saja komunikasi dalam kapsul waktu ini berupa tulisan berisi impian untuk diri sendiri.

Mar 22, 2020

Liburan Sekolah di Rumah


Rencana bepergian liburan tengah semester kali ini terpaksa gagal dan diganti dengan....stay at home, dalam rangka menyokong ketentuan kawalan pergerakan dari kerajaan (yang sebelumnya disebut partial lockdown) 😁 Karena menurut jadwal sekolah anak-anak memang seharusnya libur, jadi satu minggu ini full main di rumah.. no study at home or distance learning or whatever it is..hehe

Apa aja kegiatan anak-anak selama seminggu ini?

🎉 Membuat & main sepakbola kertas


Yang satu angkatan pasti hapal atau pernah main ini, bola dan pemainnya dari kertas. Lihat ekspresi dan semangatnya anak2 seruu! Dan priceless..


🎉 Olahraga

R2 senang gerak, jadi dia bersemngat dance mengikuti gerakan di youtube, sementara R1 mau ngepel demi menghapus nilai minus 😆
olahraga lainnya : skipping.
Dari nggak bisa sama sekali, sampai akhirnya bisa putar belakang 😂 saking seringnya latihan...masyaa Allah

Mar 20, 2020

Social (media) distancing

Social distancing akhir-akhir jadi salah satu istilah yang ramai dimana-mana. Dikutip dari detik(dot)com, social distancing berarti menjaga jarak antara kamu dengan orang lain setidaknya satu meter. Inti dari lockdown yang saat ini dijalankan di Malaysia juga sebenarnya adalah bagian dari social distancing.

Dari mulai infografis sampai dengan meme, banyak yang memuat materi tentang social distancing sebagai salah satu cara efektif untuk mencegah penyebaran dan untuk menghentikan virus Covid-19. Dengan kata lain social distancing membantu membuat tubuhmu tetap sehat, tidak terpapar virus yang sedang mewabah ini. 

Lalu bagaimana dengan kesehatan mental?